...MuTiaRa Kata ALI BIN ABI TALIB...

.... MuTiaRa KaTa ALI bIn ABI TALIB....

1. Nilai setiap individu bergantung pada apa yang membuatnya jadi baik.
2. Berbicaralah dengan seseorang sesuai dengan kadar akal fikiran mereka dan jangan sampai mendustakan Allah dan rasulNya.
3. Berhati-hatilah dengan kuasa seorang dermawan jika dia sedang lapar dan berhati-hatilah dengan kuasa seseorang yang tidak tahu membalas budi ketika dia sedang kenyang.
4. Rahsia seseorang tersimpan dibawah lidahnya.
5. Ada ketikannya dengan hanya satu ucapan dapat menutup kenikmatan.
6. Jangan kamu jadikan dirimu sebagai hamba kepada orang lain sebab Allah menjadikan kamu sebagai seorang hamba yang merdeka.

Jumaat, 27 Mei 2011

..dEfiNiSi CiNtA..

1. Cinta itu KOMITMEN
Cinta, tak boleh main-main. Cinta perlu komitmen. Bukan main campak buang semacam. Perlu dirancang dan dilaksana sebaik mungkin.
Tak bolehlah nak bergaduh, paksa-paksa dan mengabaikan tanggungjawab pada pasangan. Untuk yang dah berkahwin, nafkah wajib dipenuhi. Amanah sebagai suami isteri kena ditunaikan sebaiknya. Komited sebagai suami yang mithali, ummi yang solehah, agar dapat melahirkan anak-anak yang afiq, yang arif, yang anis, yang santun. Menjadikan rumahtangga dipenuhi mahabbah, mawaddah dan sakinah :)
2. Cinta itu intuitive: NALURI.
Cinta itu sifatnya naluri. Apa tu orang kata, "cinta itu di hati". Bercinta yang hangat bila kita dapat merasai apa yang dirasai oleh orang yang kita sayang.
Jika taknak disakiti, kita tak menyakitkan hati orang lain. Jika nak disayang, kita akan memberi kasih sayang seluhurnya. Jika ada rasa bimbang, seringnya kita akan dapat merasa. Macam cinta ibu pada anak-anak. Sering mereka dapat rasa apa yang anak-anak mereka buat, yang baik atau tak baik untuk anak-anak, kan?
3. Cinta itu sebahagian nature: FITRAH
Cinta itu fitrah. Betul. Bila Nabi Adam dicipta, baginda rasa kesunyian. Allah ciptakan Hawa sebagai peneman. Rasa ingin disayanagi dan menyayangi tu fitrah manusia. Yang perempuan minat pada seorang lelaki. Ada lelaki jatuh cinta pada seorang wanita. Cinta itu benar dan suci.
4. Cinta sering terletak di puncak: TOP
Bila ada rasa cinta, kita akan sama-sama bekerjasama, saling mengasihi. Itulah nilai yang mengikat kita semua untuk terus bersatu. Sekuat cinta Tuhan yang memberikan pelbagai nikmat hidup, cinta itu di puncak kehidupan.
5. Cinta itu sifatnya ALTRUISTIC.
Apa tu?? Aa, altruistik maknanya melebihkan orang lain dari diri sendiri. Dalam lughah disebut al-itsar. Wah, erti pengorbanan di sini. Bila cinta, kita sanggup berkorban untuk yang kita cinta dan kasihi.
Bila ada niat untuk membahagiakan yang lain, maka kita akan usahakan yang terbaik untuk memenuhi kehidupannya dengan bahagia dan sempurna. Kata orang , bila kita tolong orang, Allah akan membantu kita, menambah nikmat untuk kita. Indahnya.....

-HaRuMnYa BaU SyUrGa-


بسم الله الرحمن الرحيم
السلام عليكم
Surga memang benar-benar sebuah tempat yang penuh dengan keajaiban dan barakah. Jika tidak ada hadist-hadist yang mensifatinya, sebagai manusia dengan segala keterbatasan akal, mustahil kita akan menggambarkannya.

Salah satu keajaiban surga adalah baunya, yang sudah tercium dalam radius ribuan kilometer. Jadi calon penghuni surga sudah mencium bau surga pada saat dia masih dalam perjalanan ribuan kilometer. Ini akibat dari keharumannya yang begitu kuat dan kenikmatannya yang begitu besar. Bagi setiap orang yang akan memasukinya aroma surga itu sudah dapat dirasakan, meskipun ia belum tahu di mana keberadaan surga tersebut.

Walaupun demikian kuat baunya surga, ada orang-orang tertentu yang tidak bisa mencium baunya. Biasanya mereka yang tidak dapat mencium baunya surga ini dikarenakan mereka pernah melakukan perbuatan dosa atau kejahatan yang tidak terampuni dan mereka mati sebelum bertaubat.

Seperti yang diriwayatkan oleh  Abdullah bin Amr r.a. : Rasulullah SAW bersabda : Barang siapa membunuh  seseorang maka ia dijanji tidak akan bisa mencium bau surga, padahal bau surga dapat dirasakan dari perjalanan 40 tahun.(Jawahirul Bukhari. Hal : 511)

Rasulullah SAW bersabda : “Barang siapa memebunuh dengan sengaja maka ia tidak akan bisa mencium baunya surga, padahal baunya surga itu bisa dicium dari perjalanan 40 tahun. (Al-Kaba’ir. Hal : 14)

Ibnu Abbas r.a. meriwayatkan, Rasulullah SAW bersabda : “Bau surga dapat dirasakan dalam perjalanan 500 tahun. Bau surga ini tidak bisa dicium oleh orang yang mencari keduniaan dengan menggunakan amal akhirat”. (Al- Jami’u Ash-Shagril. hal : 164. Irsyadul Ibad. hal: 63. Bab: Riya”)

Terkadang bayi baru lahir yang baunya harum dan suci itu digambarkan sebagai bau surga. Sebagaimana yang telah dikatakan oleh Rasulullah SAW dalam sabdanya : “Bau bayi itu (berasal) dari bau surga”. (Al- Jami’u Ash-Shagril. Hal : 164)

Ini bukan berarti bau surga itu seperti bau bayi yang baru dilahirkan, melainkan sebagai bentuk kiasan bahwa bayi yang baru lahir itu suci, tidak berdosa, jika ia mati pasti akan masuk surga. Oleh sebab itu, keberadaan bayi baunya digambarkan sebagai bau surga

~32 cIRi2 gAdIs MuSLiMaH sOpAn dAn bErAkHLak MuLia~

  1. Solat tepat waktu
  2. Banyak amalan sunat dan bibir basah dengan zikir.
  3. Butir bicaranya terselit dengan kalimah seperti bismillah, alhamdulillah, insyaALLAH, subhanallah, Allahuakhbar dan lain-lain zikir.
  4. Tidak mengeluh dengan masalah remeh kehidupan hariannya.
  5. Bercakap dengan rendah suara.
  6. Lembut dan halus tingkahlakunya.
  7. Tuturbicara yang senang didengar tanpa kata lucah atau sumpah seranah.
  8. Pakaian longgar tanpa mendedahkan bentuk tubuh.
  9. Rambut, leher dada yang sentiasa ditutup dan dijaga dari pandangan lelaki bukan muhrim dan mereka bukan Islam.
  10. Sukakan kanak-kanak dan kanak-kanak menyukainya.
  11. Pandai mengambil hati orang tua.
  12. Menghormati dan taat ibubapa.
  13. Kesayangan keluarga dan tetangga.
  14. Contoh kepada adik-adik dan mencontohi orang tua.
  15. Berkuku pendek sentiasa bagi menyempurnakan wudhu.
  16. Rambut tak diwarnakan.
  17. Banyak dan murah dengan senyuman.
  18. Banyak mendengar dari bercakap.
  19. Senyuman adalah ketawanya.
  20. Tidak ketawa terbahak-bahak.
  21. Suaranya tidak lantang dan jarang didengari oleh lelaki bukan muhrim.
  22. Tidak suka bersiar-siar atau keluar rumah tanpa urusan penting bagi mengelakkan fitnah.
  23. Menjauhi kumpulan yang sedang mengumpat dan mengeji supaya tidak dikira bersubahat.
  24. Tidak menghebohkan kedukaan hatinya dan menyembunyikan kesedihannya.
  25. Menerima dugaan sebagai ujian ALLAH dan kafarah dosanya.
  26. Sentiasa berdoa baik untuk keluarga, orang lain dan juga untuk orang yang menganiayanya.
  27. Pandai bergaul dengan semua orang tanpa mengira tahap pendidikan dan taraf.
  28. Tidak boros dalam berbelanja dan pandai menguruskan kewangannya.
  29. Berhati-hati dengan apa yang dimakannya dan menjauhi makanan syubhah.
  30. Sayangkan dan kasihan binatang peliharaan seperti kucing, arnab, burung, ikan dan lain-lain.
  31. Suka kepada alam sekitar, suka berkebun dan bunga.
  32. Menitik-beratkan aurat yang dianggap remeh seperti tumit kaki, kaki, siku dan lengan. Caranya dengan memakai sarung tangan dan sarung kaki